Imyourbook,
Hutan Indonesia adalah paru-paru dunia yang menduduki urutan ketiga setelah Brazil & Kongo. Namun, kegiatan tak bertanggung jawab yang didasari kesengajaan dan perburuan liar adalah menjadi penyebab utama rusaknya hutan dan juga menyebabkan hewan-hewan berikut masuk kedalam daftar hewan yang hampir punah di Indonesia.
Berikut adalah 5 daftar hewan langka/hampir punah di Indonesia beserta alasannya :
1. KOMODO
Komodo (varanus komodoensis) adalah hewan karnivora yang memiliki nama lain buaya darat, tetapi komodo bukan termasuk kedalam spesies buaya. Komodo hanya terdapat dibeberapa tempat seperti Pulau Komodo, Flores, Gili motang, Rinca, Gili dasami, yang mana semua tempat itu terdapat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia. Komodo merupakan kadal terbesar dalam spesiesnya (Familia Varanidae) dan juga menjadi kadal terbesar didunia.
Komodo memiliki panjang rata-rata 3-4 meter dan memiliki berat yang bisa mencapai hingga 100kg. Komodo memiliki gigitan yang sangat kuat serta bisa(racun) yang sangat mematikan. bisa(racun) yang mematikan ini berasal dari adanya ribuan kelenjar yang terdapat di area gusinya. Memiliki tubuh yang besar dan reputasi yang cukup mengerikan membuatnya menjadi salah satu hewan paling terkenal didunia.
Tapi sayangnya lembaga Internasional Union for Conservation of Nature (IUCN) dan pemerintah indonesia sendiri menyatakan bahwa Komodo adalah spesies hewan yang termasuk kedalam daftar kepunahan yang di akibatkan oleh aktivitas manusia yang tak bertanggung jawab. Kemudian pemerintah Indonesia menempatkan Komodo kedalam sebuah Taman Nasional yaitu, Taman Nasional Komodo yang tujuan di dirikannya tempat tersebut adalah sebagai perlindungan bagi spesies Komodo yang tersisa saat ini.
2. BURUNG CENDERAWASIH
Burung Cenderawasih (Paradisaea apoda) adalah kelompok burung yang termasuk dalam famili paradisaeidae, yang terdapat di wilayah Malanesia, bagian timur Indonesia, Papua Nugini, dan sekitarnya. Burung ini dikenal karena keindahan bulu-bulunya yang cerah dan warna-warni, serta perilaku atraktif saat merayu pasangan.
Burung Cenderawasih terdiri dari sekitar 43 spesies yang berbeda,dan masing-masing spesies memiliki penampilan yang unik. Beberapa spesies memiliki jambul yang menggantung, sedangkan yang lain memiliki bulu-bulu yang mengembang seperti payung disekitar tubuhnya. Bulu-bulu burung cenderawasih dapat berwarna merah, hijau, biru, kuning, atau warna-warna lain yang menakjubkan.
Selain keindahan fisiknya, Burung Cenderawasih juga terkenal karena perilaku mereka saat bercocok tanam. Burung jantan akan memamerkan diri dengan menari, bernyanyi, dan menunjukan keindahan bulu-bulunya untuk menarik perhatian betina. Perilaku ini dianggap sebaagai salah satu pertunjukan tari dan keindahan alam yang paling spektakuler di dunia.
Namun burung cenderawasih saat ini mengalami ancaman yang serius karena hilangnya habitat alami mereka dan perburuan liar yang berlebihan untuk mengambil bulu-bulunya. Beberapa spesies burung Cenderawasih telah diklasifikasikan sebagai spesies yang terancam punah. Dan upaya konservasi terus dilakukan untuk melindungi burung-burung yang tersisa.
3. HARIMAU SUMATERA
Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumaterae) adalah spesies harimau yang ditemukan di pulau Sumatera, Indonesia. Harimau Sumatera termasuk kedalam kategori kucing besar dengan ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan harimau di daratan Asia lainnya. Mereka memiliki ciri khas warna kulit orange kecoklatan dengan belang hitam yang lebih rapat, serta bagian perut dan dada berwwarna putih.
Harimau Sumatera hidup di hutan-hutan hujan tropis dan sering bersembunyi diantara vegetasi untuk berburu mangsanya seperti Babi hutan, Rusa, dan Kijang. Harimau Sumatera juga memiliki kemampuan berenang yang baik dan sering menyebrangi sungai untuk mencari makan, atau berpindah tempat tinggal.
Sayangnya, populasi Harimau Sumatera saat ini sangat terancam karena hilangnya habitat mereka akibat perambahan hutan, perburuan yang berlebihan, serta konflik dengan manusia. Saat ini, hanya tersisa sekitar 400-500 Harimau Sumatera yang masih hidup di alam liar, dan spesies ini dikategorikan sebagai spesies yang terancam punah oleh Internasional Union for Conversation of Nature (IUCN). Oleh karena itu, banyak upaya yang dilakukan untuk melestarikan populasi Harimau Sumatera, termasuk melalui program konservasi dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang begitu pentingnya melestarikan satwa liar di alam.
4. ELANG FLORES
Elang Flores (Nisaetus Floris) adalah spesies elang kecil yang hanya ditemukan di pulau Flores, Indonesia. Elang Flores memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan elang lainnya, dengan panjang tubuh sekitar 45-55 cm dan rentang sayap sekitar 90-110 cm. Bulu bulu Elang Flores berwarna coklat gelap dan bercak putih di pangkal sayap serta memiliki ekor panjang.
Elang Flores biasanya hidup di hutan dan hutan mangrove, serta sering ditemukan di sekitar pantai atau sungai. Elang Flores memakan berbagai jenis mangsa seperti burung, reptil, dan mamalia kecil. Elang Flores dikenal sebagai predator yang lincah dan terampil dalam berburu di antara pepohonan dan vegetasi yang lebat.
Sayangnya, populasi Elang FLores saat ini terancam karena hilangnya habitat mereka akibat perambahan hutan dan pembangunan infrastruktur, serta perburuan yang berlebihan. Populasi Elang Flores juga terancam akibat perdagangan satwa liar yang ilegal, dimana burung ini sering dimanfaatkan untuk diambil bulu-bulunya atau dijadikan hewan peliharaan. Oleh karena itu Elang Flores dikategorilan sebagai spesies yang terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).
Beberapa upaya telah dilakukan untuk melesatrikan Elang Flores, termasuk melalui program konservasi dan penghentian perdagangan satwa liar yang ilegal. Peningkatan kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya menjaga keberadaan satwa liar juga sangat penting untuk membantu mempertahankan populasi Elang Flores di alam liar.
5. ORANGUTAN KALIMANTAN
Orangutan Kalimantan atau disebut juga Orangutan Borneo adalah spesies primata besar yang endemik di pulau Kalimantan, Indonesia. Orangutan Kalimantan merupakan salah satu dari tiga spesies Orangutan yang masih hidup di dunia, selain Orangutan Sumatera dan Orangutan Tapanuli.
Orangutan Kalimantan mempunyai ciri khas berupa rambut panjang berwarna cokelat atau merah kecokelatan, wajah yang lebar dengan dagu yang menonjol, dan tubuh yang besar dan berotot. Orangutan Kalimantan betina memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan Orangutan jantan, dengan berat tubuh berkisar antara 30-50 kg untuk betina dan 50-90 kg untuk jantan.
Orangutan Kalimantan hidup hutan-hutan hujan tropis dan merupakan hewan arboreal, yang artinya mereka tinggal di atas pohon sebagian besar waktu hidupnya. Orangutan Kalimantan adalah hewan herbivora, dengan makanan utamanya adalah buah-buahan, daun, dan serangga.
Sayangnya, populasi Orangutan Kalimantan saat ini terancam punah karena hilangnya habitat mereka akibat deforestasi, perburuan liar, dan perdagangan satwa ilegal. Oleh karna itu, perlindungan dan upaya konservasi terhadap spesies ini sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidupnya dimasa depan.
Selesai sudah pembahasan kita kali ini, dan ingatlah betapa pentingnya bagi kita untuk menjaga dan melestarikan alam mulai dari hal terkecil. jangan sampai anak cucu kita nanti yang merasakan dampak dari kesalahan kita saat ini. sekian dan terimakasih:)





Komentar
Posting Komentar